Mendadak Dangdut
Akhir minggu kemarin nonton "Mendadak Dangdut" (perhatiin halaman web untuk film Mendadak Dangdut tapi kok title-nya Sinemart Production ::: Kapan Kita Pacaran Lagi? ya?). Milih film-nya juga mendadak (setidaknya buat saya, si partner nonton sih keknya udah agak lama pingin liad).
Anyway, ternyata film-nya bagus. Kalaupun kita nggak suka dangdut, don't worry ini film bukan tentang dangdut kok, nggak ngebahas sejarah dangdut dan nggak kayak film-film jadul Roma Irama itu, Titi Kamal juga nyanyi dangdutnya nggak "dangdut" banget kok... :)
Pertama, tema-nya bagus. Tentang ikatan persaudaraan dua cewe kakak beradik.
Petris dan Yulia. Petris penyanyi cantik, sexy, punya album yang jadi hits di MTV. Yulia sang kakak, manager Petris, berkacamata, rambut yang selalu dikuncir. Keduanya ditangkap polisi ketika razia narkoba, dan ditemukan 5 kg barang haram itu di jok belakang. Sebenernya sih barang itu milik Jerry pacar sang kakak sayang dia sudah melarikan diri duluan. Karena takut dihukum mati Yulia dan Petris melarikan diri ketika dalam perjalanan ke kantor polisi.
Kesasar di perkampungan, mempertemukan mereka dengan Rizal yang memerlukan penyanyi pengganti Fetty Mandi Manis Madu. Nah si Petris yang sedang keheranan kenapa kok orang-orang tidak mengenalnya sebagai artis di kampung itu, "dipaksa" Yulia menggantikan Fetty. Masalahnya lagu yang harus dinyanyikan adalah lagu-lagu dangdut, dan Petris bukan penyanyi dangdut.
Film-nya memang lucu, bikin penonton ketawa terus. Kebayang sendiri pas Petris harus nyanyi dangdut dengan baju berwarna genjreng yang kemana-mana. Belajar nyanyi dangdut. Dan tentu saja sambil takut-takut sembunyi dari polisi. Oh ya, belum lagi lirik lagu dangdutnya... (meskipun aku nggak begitu suka liriknya yang vulgar dan "aneh2")...
Anyway konflik berpuncak saat Petris merasa dia melulu yang kerja, manggung, dan belajar dangdut, sementara Yulia sendiri kesal karena merasa diperlakukan kayak babu sama Petris. Tapi toh ketika akhirnya mereka tertangkap justru saling mau berkorban untuk satu sama lain. Saya sampai terharu liadnya... :)
Titi Kamal dan Kinaryosih juga bagus mainnya, meskipun dalam kehidupan nyata agak susah ngebayangin mereka sebagai kakak beradik... so they must be working hard for that...
Film yang cocok dilihat sama saudara, keluarga. Bikin aku pingin punya saudara perempuan.... hahaha